CELEBESTERKINI.id,
MAKASSAR – Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Juni mendatang, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat merangkul seluruh elemen masyarakat guna menjaga kondusivitas wilayah.
Langkah taktis ini diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi yang digelar oleh Personil Unit 3 Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Dit Intelkam Polda Sulsel bersama Suryadi Ma’sud, seorang mantan narapidana terorisme (eks napiter) yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Rumah Moderasi Makassar.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut digelar di Warkop RR, Kota Makassar, pada Minggu (24/5/2026) sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Komitmen Bersama Jaga Harkamtibmas
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ps. Panit-3 Subdit Kamneg Dit Intelkam Polda Sulsel, Ipda Andi Mustakim, S.E., M.M., dan dihadiri oleh jajaran personel Unit 3 Kamneg. Agenda utama dari pertemuan ini adalah membangun silaturahmi yang solid untuk bersama-sama menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk secara tegas menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan terorisme, terutama dalam momentum menyambut Hari Kesaktian Pancasila 2026. ”Kami siap bersama Polri, baik jajaran Intelijen maupun Densus 88 Anti Teror, untuk aktif berkontribusi menjaga situasi Harkamtibmas di Sulawesi Selatan agar tetap kondusif,” ujar Suryadi Ma’sud.
Pertemuan ini bukan sekadar seremonial. Dit Intelkam Polda Sulsel berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang intens dan berkelanjutan dengan para eks napiter. Langkah persuasif ini dinilai efektif untuk memastikan Sulawesi Selatan tetap aman dan sepenuhnya bersih dari ancaman terorisme.
Di akhir kegiatan, Suryadi Ma’sud bersama personel Dit Intelkam Polda Sulsel mempertegas komitmen mereka melalui sebuah video testimoni bersama. (*/mal)
