CELEBESTERKINI.id, Soppeng – Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, dikenal memiliki potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal yang besar. Berangkat dari potensi tersebut, Anang Plecek menghadirkan gagasan “Mattabulu Naik Kelas” sebagai arah baru pembangunan desa yang lebih kreatif, terbuka, dan melibatkan seluruh masyarakat.
Dengan semangat “Saatnya Semua Terlibat, Bergerak Bersama”, Anang Plecek menekankan bahwa kemajuan Mattabulu tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah desa, tetapi harus menjadi gerakan bersama antara masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, kelompok tani, tokoh adat, dan seluruh elemen desa.
“Mattabulu memiliki alam yang indah, budaya yang kuat, serta produk lokal yang bernilai. Semua ini harus dikelola lebih serius agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” demikian gagasan utama yang diusung dalam konsep Mattabulu Naik Kelas.
Salah satu program utama yang ditawarkan adalah pengembangan Desa Wisata Serius, dengan mengoptimalkan potensi Lembah Cinta, Liu Pangie, camping ground, spot foto, wisata budaya, dan paket wisata desa agar dikelola lebih profesional. Konsep ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui jasa wisata, kuliner, homestay, dan produk lokal.
Selain wisata, Anang Plecek juga mendorong penguatan produk unggulan desa seperti Kopi Mattabulu dan Gula Aren Mattabulu. Produk lokal tersebut dinilai perlu memiliki branding yang kuat agar dapat dipasarkan ke luar daerah dan menjadi oleh-oleh khas Mattabulu.
Program lain yang menjadi perhatian adalah Satu Rumah Satu Peluang, yaitu mendorong setiap keluarga memiliki potensi usaha, baik melalui homestay, kuliner, pertanian, kerajinan, maupun jasa pendukung wisata. Dengan cara ini, pembangunan desa diharapkan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga terasa dalam peningkatan ekonomi keluarga.
Di bidang pelayanan, Anang Plecek menggagas Digitalisasi Pemasaran dan Pelayanan Desa Cepat. Program ini mencakup penyediaan fasilitas internet, pemasaran hasil desa secara digital, serta administrasi desa yang lebih mudah, cepat, transparan, dan dapat dipantau masyarakat.
Peran pemuda juga menjadi bagian penting dalam gagasan tersebut. Melalui program Pemuda Jadi Motor Desa, generasi muda Mattabulu akan didorong terlibat dalam promosi wisata, pembuatan konten digital, event desa, olahraga, seni, dan usaha kreatif.
Tidak hanya itu, program Desa Terang dan Bersih juga menjadi bagian dari agenda pembangunan. Fokusnya meliputi penerangan jalan, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta penataan wajah desa agar lebih rapi dan nyaman.
Untuk menciptakan pemerintahan desa yang dipercaya masyarakat, Anang Plecek juga menekankan pentingnya Dana Desa Terbuka. Setiap program dan anggaran desa harus diumumkan secara jelas agar masyarakat mengetahui penggunaan dana desa secara transparan.
Dengan jargon “Mattabulu Naik Kelas”, gagasan ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membawa Mattabulu menjadi desa wisata, desa usaha, dan desa terbuka.
“Dari Mattabulu dikenal dunia” menjadi pesan penutup dari gerakan ini, sebagai harapan agar Desa Mattabulu tidak hanya dikenal di Soppeng, tetapi juga mampu menjadi contoh desa maju berbasis alam, budaya, ekonomi rakyat, dan keterbukaan pemerintahan. (*/sah)
